Edarkan Narkotika di Tengah Pandemi, Warga Muna Terciduk Polisi

Barang bukti saat tim Satresnarkoba Polres Muna mengamankan pelaku

TEGAS.CO,. MUNA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Muna mengamankan seorang pemuda, Selasa (9/2) lalu sekitar pukul 21.00 Wita di area jl. Laode Pulu Raha

A (25) warga jl. Lumba-lumba, kelurahan Batalaiworu, kecamatan Batalaiworu, Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedapatan tangan memiliki dan mengedarkan Narkotika jenis sabu. Hal itu tentu saja menambah deretan kasus narkoba di Bumi Sowite, seperti tidak ada habisnya. Ditangkap satu muncul wajah-wajah lainnya.

Menanggapi penangkapan itu, Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho, SH, SIK, melalui Kasat Resnarkobanya, Iptu Junaidi, membenarkan bahwa timnya telah mengamankan seorang pemuda di Muna terkait kepemilikan sabu.

“Pada malam itu tim mendapatkan laporan akan ada transaksi narkoba oleh A. Kita amati akan ada transaksi jual beli narkotika jenis sabu. Sehingga tim melakukan pemantauan berdasarkan informasi yang ada. Dimana pada malam itu sekitar jam 21.00 Wita, sekitaran jl. Laode Pulu dekat lapangan tenes, A terlihat melintas, memasuki lorong kecil yang ada diantara lapangan tenes dan taman,” ungkapnya, Sabtu, (13/2/2021).

“Pada saat itu pula tim langsung mendekati dan mengamankan A, saat dilakukan penggeledahan ditemukan Barang Bukti (BB) jenis sabu. Jadi Tim langsung mengamankannya,” sambungnya.

Terkait penangkapan tersebut, Junaedi menyebutkan sejumlah BB yang ditemukan pada  A dan timnya mendapatkan informasi ada jaringan dari kabupaten lain ikut terlibat.

“A diamankan bersama dengan BB berupa 1 (satu) bungkus makanan ringan “ Nabati” dan setelah diperiksa didalamnya terdapat 3 (tiga) sachet berisi kristal bening diduga sabu yang di rekatkan pada isolaasi double tip warna hitam dengan berat bruto 1,94 gram”, ucapnya.

“Turut diamankan pula 1 (satu) unit HP VIVO warna Biru milik A, setelah dilakukan intoregasi A mengakui jika paket sabu tersebut adalah pesanan dari K yang tinggal di kecamatan Tiworo Tengah, Muna Barat, seharga Rp. 1.600.000 (satu juta enam ratus ribu rupiah),” lanjutnya.

Atas perbuatannya itu, A dikenai Pasa132 ayat (1) jo Pasal 114 Ayat (1) sub  Pasal 112 Ayat (1)   UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun maksimal 10 tahun kurungan penjara.

Lebih lanjut ia berpesan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan menjauhi yang namanya Narkoba.

“Jangan coba-coba dengan barang itu, resikonya jauh lebih berbahaya dan ada konsekuensi hukum. Tolong jaga kesehatan, nama baik keluarga dan lingkungan,” terangnya.

Reporter : FAISAL

Editor : YA