PNS dan PPPK Terima SK, Kadis BKPSDM Pesan Agar Loyal Terhadap Atasan

TEGAS.CO,. MUNA – Sebanyak 243 orang disumpah dan menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) 100 % dan 111 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diserahkan oleh Bupati Muna LM Rusman Emba di aula Gedung Olahraga Laode Pandu jl. Bypass Raha, Selasa (23/2/2021).

PNS dan PPPK yang diambil sumpahnya adalah formasi 2018 dengan jumlah peserta pada saat itu sebanyak 264 orang dan yang telah memiliki SK 100 % sebanyak 243 orang. Kemudian yang belum mendapatkan SK sebanyak 20 orang disebabkan kendala-kendala teknis berkaitan dengan yang bersangkutan

Sedangkan PPPK yang lulus sebanyak 113 orang, dengan 111 orang yang mendapatkan SK, karena 1 orang lulus menjadi PNS dan satu orang meninggal dunia. Jumlah secara keseluruhan sebanyak 375 orang yang akan masuk dalam birokrasi Kabupaten Muna. Oleh karena itu mereka diakui sebagai PNS dan PPPK di Muna sejak diambil sumpahnya dan diserahkan SK.

Pemerintah Daerah (Pemda) Muna, melalui Kepala BKPSDM, Sukarman Loke menyampaikan bahwa dunia PNS atau ASN jauh berbeda dengan dunia mereka sebelumnya. Ada hal-hal yang berbeda terkait perilkau sebelumya dan itu perlu untuk ditinggalkan.

“10 tahun yang akan datang atau 20 tahun yang akan datang akan menjadi pemimpin di Muna. Kalau ingin sukses kuncinya adalah loyal sama pimpinannya. Mulai hari ini tanamkan dalam diri bahwa hanya ada satu bupati di muna yang hari ini adalah Rusman Emba. Tidak boleh ada dua yang lain. Begitupun SKPDnya hanyalah punya satu pimpinan OPD, ada satu kabid, ada satu kepala seksi, kalau mau sukses. Tapi kalau gagal maka ciptakanlah kepemimpinan baru dalam diri,”ucapnya.

“Suatu saat kami-kami ini pasti akan pensiun. Pasti pensiun. Hampir semua OPD di Muna hari ini tahun 2024 berguguran karena umurnya. Maka orang dibawah akan naik dan mereka juga pasti naik tapi catatannya harus loyal,”lanjutnya.

Sukarman menambahkan untuk PPPK harus terus optimis dan menunjukan loyalitas terhadap pimpinan.

“Khusus PPPK tidak usah berkecil hati bahwa seluruh hak-hak yang melekat pada PNS juga melekat. Hanya berbeda kalau PNS ada pangkat dan golongan, sedangkan di P3K tidak memakai pangkat tetapi memakai grip. Jadi kalau golongan II/8, golongan IIIA/9 dan sampai dengan /20 keatas. Kalau golongan IVD mereka (PPPK) /23. Tetapi hak-haknya sama, bisa juga menduduki jabatan eselon IV, bisa juga menduduki jabatan eselon III, eselon II, juga mendapatkan pensiun sama dengan PNS hanya memang hari ini regulasi untuk itu belum tersusun dengan baik,” katanya.

“Oleh karena itu tidak usah khawatir, Bupati Muna menyampaikan bahwa PPPK ini sebenarnya pegawai kontrak, hari ini mereka dikontrak paling lama 5 tahun dan sebelum 5 tahun dapat ditinjau kembali jika melakukan pelanggaran-pelanggaran yang menurut etika birokrasi tidak sepatutnya dilakukan,” sambungnya.

Kadis Kominfo Muna, Dahlan Kalega sesi foto bersama ASN dan PPPK
Kadis Kominfo Muna, Dahlan Kalega sesi foto bersama ASN dan PPPK

Lebih lanjut Sukarman menyampaikan untuk PNS dan PPPK harus selalu menanamkan dalam diri sikap loyalitas terhadap atasan.

“Loyalitas pada pimpinan itu diatas segala-galanya, tidak usah terlalu banyak mendengar kiri-kanan. Tidak usah. Patuh kaca mata kuda kalau ingin sukses melalui birokrasi karena di dunia birokrasi tidak dibutuhkan orang terlalu pintar. Pintar itu penting tapi jauh lebih penting itu loyal. Karena dalam kuadram kepemimpinan memang yang dibutuhkan itu, pintar loyal. Tetapi yang dibutuhkan tidak terlalu pintar loyal. Karena terlalu pintar loyal itu berbahaya dalam pemerintah,” ujarnya..

Ia juga berharap untuk yang PNS yang belum menerima SK untuk tidak berkecil hati.

“ Mereka yang belum mendapatkan SK PNS 100 % jangan berkecil hati karena pasti akan kebagaian juga. Pasti mereka dapat sepanjang pemberkasannya dibenahi dengan baik. Karena setelah itu pembagiannya mereka-mereka yang belum dapat pembagian SK tentu mereka akan dibagikan dalam kesempatan pertama. Mulai besok mungkin kepada mereka yang telah terima SK untuk segera melaporkan dirinya kepada Kadis masing-masing OPD dimana ditempatkan,” tutupnya.

Reporter : FAISAL

Editor : YA