Muna Kondusif, Bupati Ajak Semua Pihak Bekerjasama

TEGAS.CO,. MUNA – Pasca pilkada Muna 2020 dan penetapan Paslon No urut 1 LM Rusman Emba – Bachrun sebagai pemenang oleh KPUD Muna (21/2), memunculkan wacana baru terkait rekonsiliasi. Rekonsiliasi menurut KKBI adalah kegiatan pemulihan persahabatan dan menyelesaikan perbedaan ke keadaan semula.

Rekonsiliasi bertujuan agar seluruh elemen mengagendakan kembali berbagai masalah yang bervariasi dan penuh tantangan. Dengan rekonsiliasi diharapkan akan tercipta kehidupan yang damai tanpa saling menghujat satu sama lain.

Terkait wacana rekonsiliasi itu, Bupati Muna, LM Rusman Emba yang juga pemenang Pilkada Muna 2020 menyebut rekonsiliasi di Muna hanyalah kepentingan Individualistik para elit, berbanding terbalik dengan kondisi masyarakat yang kondusif.

“Rekonsiliasi itu hanya kepentingan para elit-elit, saya tidak melihat ada sekat-sekat atau gap-gap ditengah masyarakat,” ujarnya, Kamis (25/2).

“Kalaupun ada itu hanya kepentingan-kepentingan pribadi. Perlu ditinjau kembali arti kata rekonsiliasi dalam aspek apa, jangan sampai hanya beberapa orang yang merasa saja. Bagi saya pribadi, misalnya tidak perlu ada rekonsiliasi, kan kelihatan ditengah masyarakat tidak ada masalah sama sekali. Kalaupun ada rekonsiliasi itu hanya untuk yang orang punya kepentingan. Saya kira tidak, kita berusaha membangun kekuatan dengan menghilangkan sekat-sekat” sambungnya.

Rusman berujar, proses demokrasi adalah persoalan lain tetapi yang lebih utama adalah kerjasama semua pihak untuk membangun Muna maju dan berkembang.

“Demokrasi itukan pilihan-pilihan, tetapi kita juga berharap bahwa elit-elit politik baik di daerah maupun dikecamatan-kecamatan mengutamakan kepentingan masyarakat,” katanya.

”Kalau di masyarkat sudah ada sekat-sekat tentu itu sangat berbahaya sekali. Dan kita semua tidak berharap itu. Rekonsiliasi tidak perlu, karena yang terpenting adalah bagaimana kita menatap Muna supaya bisa maju dan berkembang dengan memanfaatkan segala potensi-potensi yang ada,” lanjutnya.

“Alhamdulillah terkait perbedaan kita sudah lupakan, fokus kita adalah bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegasnya.

Sentra-sentra ekonomi akan terus didorong tumbuh dan berkembang di Muna. Industri Jagung dan Batu Kapur akan terus didorong sehingga investasi segera direalisasikan dalam waktu dekat.

“Yang pasti apa yang kita lakukan itu pertama persoalan lingkungan yang menjadi perhatian serius, kemudian asas manfaatnya kepada masyarakat. Memang kita butuh loncatan-loncatan dalam rangka kearah peningkatan ekonomi kerakyatan termasuk pariwisata juga yang kedepan akan ada event-event yang bisa menghadirkan masyarakat luar disini sehingga nantinya ekonomi bisa berputar,” ujarnya.

Ia menyampaikan dalam waktu dekat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno akan datang dan berkunjung ke Muna terkait pengembangan wisata dan ekonomi kreatif di bumi sowite.

“Sebelumnya pak menteri sudah mengatakan bahwa Insya Allah beliau akan kesini, kemudian beliau (Menteri Parekraf) menekanan pada persoalan industri kreatif, kegiatan-kegiatan kreatif yang bisa memicu pertumbuhan ekonomi dan kemudian ada spot-spot wisata termasuk didalamnya juga adalah bagaimana budaya dan wisata menjadi bagian yang tidak terpisahkan,” tutupnya.

Pada berapa hari lalu di acara pengambilan sumpah dan pembagian SK PNS dan PPPK Bupati Muna, LM Rusman Emba menyampaikan untuk bekerjasama membangun muna dam menjadi motor penggerak perubahan termaksud menghilangkan perbedaan atau sekat-sekat ditengah masyarakat, Selasa, (23/2).

Reporter : FAISAL

Editor : YA