Operasikan 3 Kapal, Ini Syarat dan Jadwal Ferry Tampo – Torobulu

Operasikan 3 Kapal, Ini Syarat dan Jadwal Ferry Tampo - Torobulu
Kepala Seksi (Kasi) Operasional Pelabuhan Tampo UPTD Pelabuhan Penyebrangan Tampo – Torobulu, Indra Jaya, S.Sos

MUNA – Guna kelancaran moda transportasi lalu lintas, pelabuhan Tampo – Torobulu sebagai salah satu dermaga penghubung antar kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam masa pelarangan mudik (6 – 17/05) tetap mengoperasikan Ferry guna pengangkutan logistik dan penumpang non – mudik sesuai surat edaran gubernur.

Namun, untuk menghadapi arus balik pasca pelarangan mudik esok hari (18/05) pelabuhan Tampo – Torobulu menyediakan 3 kapal Ferry. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan penumpukan penumpang di pelabuhan.

Pelayanan kapal pun kembali dibuka untuk seluruh penumpang, baik pemudik maupun non – mudik.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Operasional Pelabuhan Tampo UPTD Pelabuhan Penyebrangan Tampo – Torobulu, Indra Jaya, S.Sos saat ditemui di ruang kerjanya.

“Sudah mulai diperbolehkan untuk penumpang, baik perorangan, roda dua, dan roda empat,” beber Indra.

Penyeberangan nantinya, terang Indra, akan diawasi ketat oleh aparat yang bertugas di pelabuhan, utamanya dalam hal penerapan protokol kesehatan.

“Prokes tetap nomor satu dan harus diutamakan, imbauan ini dilakukan tentu demi kebaikan masyarakat itu sendiri,” ujar Indra.

Indra melanjutkan, penerapan protokol kesehatan seperti mencuci tangan di area pelabuhan, menjaga jarak, dan memakai masker menjadi syarat utama untuk calon penumpang yang ingin berangkat.

“Pihak pelabuhan, tidak segan untuk menegur bahkan memutarbalikkan calon penumpang apabila kedapatan berkerumun dan tidak menggunakan masker saat hendak memasuki kapal,” tegasnya.

Sejauh ini, kata Indra, pihaknya telah melakukan berbagai upaya guna menekan angka penularan covid-19 di Pelabuhan Tampo, baik secara tertulis dengan brosur-brosur yang ditempelkan di area pelabuhan, maupun secara langsung oleh petugas yang berjaga.

“Alhamdulillah, sejauh yang saya pantau, selama ini para calon penumpang maupun pengunjung sangat antusias dalam menerapkan protokol kesehatan di pelabuhan,” tukas Kasi Pelabuhan Tampo itu.

Bahkan menurutnya, penerapan Prokes di Pelabuhan Tampo mencapai angka 90 persen.

Tentu saja, lanjut Indra, itu semua bisa terjadi karena kerja keras para petugas yang tak lupa untuk selalu mengingatkan tentang pentingnya penerapan Prokes dan tingginya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Pada kesempatan itu juga Kasi Pelabuhan Tampo mengatakan jika 3 kapal Ferry yang beroperasi hingga tanggal 24 Mei nantinya tidak akan menggunakan jadwal.

“Jika ada penumpang langsung berangkat, jadi penumpang tidak akan menunggu lama di pelabuhan,” terang Indra.

H5P/B_Khan